3 KESALAHAN FATAL YANG HARUS DIHINDARI DALAM SELEKSI CPNS 2018
Infopns.id – Selamat malam sahabat infopns di seluruh
indonesia. Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 akhirnya resmi
ditetapkan akan dibuka pada 19 September 2018 mendatang.
Kabar ini berdasarkan keterangan tertulis oleh Kepala Badan
Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana, Jumat (7/9/018). "19
September 2018 portal SSCN BKN bisa diakses pelamar," tulis Bima, dikutip
TribunStyle.com dari Kompas.com, Jumat (9/7/2018). Bima menegaskan, sistem
pendaftaran dan seleksi CPNS 2018 hanya dilakukan secara terintergrasi melalui
portal nasional via http://sscn.bkn.go.id. "Tidak
ada pendaftaran melalui portal mandiri oleh Instansi," jelasnya.
Berdasarkan review seleksi CPNS tahun sebelumnya, ada
beberapa kendala yang kerap ditemui oleh calon pelamar ketika mendaftar melalui
portal sscn.bkn.go.id. Kendala ini pun telah diunggah oleh Badan Kepegawaian
Negara (BKN) melalui Twitter beberapa bulan lalu. BKN yang bertindak selaku
koordinator seleksi nasional menyampaikan beberapa masalah yang kerap dihadapi
pelamar. Pihaknya juga memebrikan antisipasi agar permasalahan ini tak kembali
terjadi.
Kendala-kendala tersebut merupakan rekapitulasi Tim Helpdesk
CPNS 2017 yang disediakan BKN selama perhelatan CPNS tahun lalu berlangsung. Beberapa
permasalahan tersebut di antaranya yakni:
1) Nomor Indentitas Kependudukan (NIK)/Kartu Keluarga (KK)
tidak ditemukan.
Mengantisipasi masalah ini, pelamar harus memastikan NIK dan
KK yang akan digunakan pada saat pendaftaran online lewat
https://sscn.bkn.go.id terdaftar dan update dalam database Kantor Kependudukan
dan Pencatatan Sipil di pusat. Mengenai hal ini, BKN pun berharap sistem dari
Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) pun siap.
2) Salah memasukkan data.
Dari rekapitulasi pengaduan yang diterima Tim Helpdesk BKN,
permasalahan ini disebabkan karena pelamar tidak mencermati dengan teliti
fitur-fitur yang terdapat portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) dan tata
cara pengisian kolom di dalamnya sehingga mengisi data yang tidak sesuai dengan
apa yang diminta.
Selain itu, kebanyakan pelamar terburu-buru melakukan
pendaftaran, sebelum memastikan kembali kebenaran data yang diinput, padahal
kesalahan input data tidak bisa diperbaiki;
3) Salah menginput dokumen pendaftaran.
Hal ini juga menjadi permasalahan yang banyak dialami
pelamar. Cenderung tidak mencermati syarat/kualifikasi dan dokumen yang diminta
menjadi awal terjadinya kesalahan input dokumen persyaratan. Mengantisipasi
itu, pelamar diminta memahami betul kualifikasi, syarat dan alur/mekanisme
pendaftaran.
Seperti diberitakan sebelumnya, proses seleksi dapat
dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN). Ada dua seleksi
yang akan dilakukan yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi
Bidang (SKB). Total formasi yang bisa diperebutkan oleh pelamar diperkirakan
berjumlah sekitar 238.015 yang terdiri dari 51.271 instansi pusat (76
kementerian/lembaga) dan 186.744 (525 instansi daerah).
Dalam keterangannya, Bima juga menuturkan ada 176 titik
lokasi yang terdiri dari Kantor BKN Pusat, 14 Kantor Regional BKN dan 14 Unit
Pelaksana Teknis (UPT) BKN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,
fasilitas mandiri dan kerja sama dengan Pemerintah Daerah. Untuk saat ini,
pihak tim SSCN BKN dan admin masing-masing instansi tengah melakukan input
seluruh informasi.
Nantinya, web sscn.bkn.go.id akan difungsikan setelah semua
kementerian, lembaga dan daerah memasukkan formasi dan persyaratan pelamaran. Proses
ini sendiri akan berlangsung hingga 18 September 2018. Untuk berkas persyaratan
yang harus dipersiapkan, Bima mengimbau kepada seluruh instansi penerima CPNS
2018 agar memberikan persyaratan yang wajar dan tidak menyusahkan pelamar.
Mekanisme pendaftaran CPNS 2018. "Pendaftaran itu hanya
bisa dimulai kalau semua datanya sudah masuk," ujar Kepala BKN, Bima Haria
Wibisana. "Kalau semuanya sudah masuk baru kita akan buka sehingga peserta
bisa memilih," imbuhnya. Waktu pendaftaran CPNS 2018 hanya dua minggu. Bima
menyarankan kepada para peserta CPNS 2018 untuk mendaftar ke sscn.bkn.go.id di
hari awal.
"Pendaftaran hanya dua minggu dan kami mengimbau para
peserta itu mendaftarkan pada kesempatan pertama, tidak menunggu pada hari
terakhir, seminggu pertama kosong, tiga hari terakhir semuanya daftar ya pasti
akan terjadi traffic yang sangat padat," pungkasnya.
Sumber : edukasi.kompas.com
Demikian berita dan informasi yang dapat kami bagikan.
Semoga bwermanfaat untuk rekan-rekan sahabat infopns. Jangan lupa like, komen
dan bagikan info ini ya. Terima kasih.
