SOLUSI HONORER YANG TAK PENUHI SYARAT PENDAFTARAN CPNS 2018
Infopns.id – Selamat malam sahabat infopns di seluruh
indonesia. Nasib honorer yang tak masuk persyaratan Pendaftaran CPNS 2018 yang
dilakukan hanya lewat link sscn.bkn.go.id jadi perbincangan.
![]() |
| Rapat BKN |
Adanya persyaratan, terutama batasan umur seolah
menyingkirkan kesempatan mereka jadi PNS dan ikut pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id.
Nah, ada solusi yang diberikan pemerintah pada honorer yang
tak masuk Pendaftaran CPNS 2018 karena tak bisa memenuhi persyaratan.
Konferensi pers terkait rekrutmen CPNS 2018 kembali digelar
pada Jumat 21 September 2018.
Tidak hanya Kepala BKN yang hadir dalam kesempatan hari ini.
Konferensi pers tersebut juga dihadiri oleh Kepala Staf
Presiden, Menpan RB, Mendikbud, dan Kepala BPKP.
Dalam kesempatan tersebut mereka menjelaskan persoalan
tenaga honorer yang terus menjadi pertanyaan banyak orang.
Konferensi pers diunggah lewat video live streaming akun
media sosial BKN.
Pemerintah memberikan solusi persoalan tenaga honorer dengan
melakukan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K)
akan diadakan setelah proses CPNS 2018 selesai.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi
Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin menjelaskan beberapa poin terkait persoalan
tenaga honorer tersebut.
Berdasarkan video yang diunggah BKN (21/9/2018) Menpan-RB
Syafruddin menjelaskan, "Pemerintah memberikan solusi yaitu menetapkan
peraturan Pemerintah Tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K),
itu akan dilakukan setelah ujian CPNS 2018 selesai."
"Manakala ada yg tidak tertampung, tidak lulus, maka
dapat mengikuti P3K," imbuhnya.
Menpan-RB Syafruddin menegaskan bahwa pengadaan P3K ini
ditujukan untuk tenaga honorer dan tetap menggunakan seleksi.
Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas SDM para
aparatur sipil negara sehingga dapat bersaing dengan negara lain.
"Amanat Undang-undang No 5 Tahun 2012 tentang ASN
(Aparatur Sipil Negara) mengisyaratakan untuk tetap ada seleksi," kata
Menpan-RB Syafruddin.
"Untuk P3K bisa diikuti oleh yang berumur 35 tahun ke
atas bahkan 2 tahun sebelum masa pensiun di jabatan itu bisa mengikuti
tes."
Seleksi P3K ini juga memberikan kesempatan bagi para
profesional yang lain dan juga diaspora.
Saat ditanya wartawan apakah posisi P3K dan ASN berbeda,
Menpan RB Syafruddin menjawab:
"Karena sama melalui rekruitmen yang sama, standar yang
sama, tentu sistem pembayarannya pasti sama."
Bahkan Syafruddin menegaskan kalau pembayaran gaji yang
diterima untuk posisi P3K ini tidak boleh di bawah UMR.
Pada konferensi pers tersebut juga ditegaskan bahwa
pemerintah daerah ataupun lembaga di daerah lainnya tidak boleh merekrut tenaga
honorer lagi.
Mendikbud Muhadjir Effendy juga menegaskan bahwa
"Kementerian Pendidikan sudah membuat surat kepada pemerintah daerah untuk
tidak ada lagi rekrutmen tenaga honorer."
"Kalau masih ada pemerintah daerah yang melanggar,
walaupun SK-nya tidak dari pemerintah daerah, tapi dari kepala sekolah atau
lembaga yang lain maka itu akan kita kenai sanksi."
"Jadi, kami akan mempertegas lagi sesuai perintah
Presiden tidak boleh pemerintah daerah ataupun kepala sekolah mengangkat guru
honorer lagi karena yang ada ini mau kita selesaikan," kata Mendikbud
Muhadjir Effendy.
Sementara itu, lowongan CPNS 2018 yang tersedia di situs
sscn.bkn.go.id terus bertambah hingga Jumat 21 September 2018.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan sudah lebih dari
87 persen instansi yang tersedia sscn.bkn.go.id.
Sebagaimana disebutkan oleh BKN melalui akun Twitternya
@BKNgoid menyebutkan:
"#SobatBKN sampai dengan 21.9.18:11.43, instansi yg go
live di web SSCN sejumlah 73 K/L dan 452 Pemda.
Sudah 87,4% guys. Keep searching, keep fighting. We know,
you can do it."
Seleksi CPNS tahun 2018 ini membuka total formasi berjumlah
238.015.
Melansir dari Kompas.com (7/9/2018) total formasi itu
terdiri dari 51.271 instansi pusat (76 kementerian/lembaga) dan 186.744 (525
instansi daerah).
Selain memberikan update instansi yang sudah memasukkan data
formasi dan persyaratan ke sscn.bkn.go.id , BKN juga menunjukkan cara mencari
lowongan di situs tersebut.
Melalui tweet pada tanggal 21 September 2018, BKN
menjelaskan:
"Jika #SobatBKN ingin melihat misalnya formasi di
Kemendikbud, di https://sscn.bkn.go.id/lowongan tuliskan pd field Instansi:
"pendidikan", atau "kebudayaan" (tanpa tanda petik). Begitu
pula u/ instansi lain."
Misalnya kalian ingin mencari Badan Nasional Penanggulangan
Bencana (BNPB).
Kamu cukup mengetik "bencana" di kolom instansi
lalu klik tombol "Cari."
Lalu untuk yang ingin mencari berdasarkan lulusan atau
jurusan bisa dengan cara berikut:
"Bagi mereka yg ingin lihat ada di mana saja formasi S1
Agribisnis, coba masukkan kata bisnis atau agri pada field Pendidikan."
"Cara yg sama bisa dilakukan untuk field Lokasi Formasi
dan Jabatan. Selamat mencoba," tulis @BKNgoid.
Misalnya kamu ingin mencari formasi CPNS 2018 untuk S1
Pendidikan Bahasa Inggris.
Kamu bisa mengetik "Inggris" saja di kolom
"Pendidikan."
Kalian juga dapat mencari lowongan CPNS 2018 berdasarkan
"Pendidikan" dan "Lokasi Formasi".
Jika sudah menemukan formasi yang diinginkan, kalian bisa
mengetahui persyaratannya dengan mengklik "download".
Sumber : aceh.tribunnews.com
Demikian berita dan informasi yang dapat kami bagikan.
Semoga bermanfaat untuk rekan-rekan sahabat infopns. Jangan lupa like, komen
dan bagikan info ini ya. Terima kasih.
